“Jingga”

mungkin salahku,areli

menunggu syair- syair lewat senja yang temaram,

sedangkan kamu merajutnya dalam fajar.

ataukah salahmu menguntai rasa dalam diam,

sehingga angin tak dapat mengirimkan nadanya….

sudah, cukupkan saja,

karena bait-bait  kita tak pernah serupa,

karen melodi kita tak seirama,

hentikn…dan dendangkanlah lagu yg berbeda,

bersama mereka yang mengerti suarkupu-kupu jingga_371a kita……

Untuk mu, yang menghantui hari hari ku.

Ada Do’a Untuk mu..

Untuk mu

Ya Allah….
Jadikanlah  aku seorang wanita yang dapat membuat seorang laki-laki bangga
Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintai-Mu, sehingga aku dapat mencintainya dengan cinta-Mu, Bukan mencintainya dengan sekedar cintaku

Berikanlah aku mata-Mu, sehingga aku dapat melihat banyak hal dalam dirinya lanjut baca

untitle

Ditempat itu aku temukan yang berirama,

tidak ada pangkal dan tak berujung

memanah ingatan menanti harkat

Lalu lalang bersama kodrat, kau tahu tempat itu ?

aku suka berlari kecil mengumpet asa

mula-mula malu-malu lama-lama tambah malu

aku pulang

Tempat itu jauh dibalik bukit

kenapa kelam sekali…

Angkatan sastra Indonesia

Periodisasi Angkatan Sastra Indonesia

Sastra Indonesia terbagi menjadi 2 bagian besar, yaitu:

* lisan

* tulisan

Secara urutan waktu maka sastra Indonesia terbagi atas beberapa angkatan:

* Angkatan Pujangga Lama

* Angkatan Sastra Melayu Lama

* Angkatan Balai Pustaka

* Angkatan Pujangga Baru

* Angkatan 1945

* Angkatan 1950 – 1960-an

* Angkatan 1966 – 1970-an

* Angkatan 1980 – 1990-an

* Angkatan Reformasi

* Angkatan 2000-an

* Angkatan 2010

info selengkapnya dalam bentuk pdf download disini