Stasiun Cinta

Stasiun Cinta, Dimana Kita? Manusia hadir ke dunia, lalu bergerak lincah di muka bumi. Apa yang menggerIMG_20140126_071815[1] copyakkan sesungguhnya? Jawabnya adalah Cinta. Kehendak, kepasrahan, kegirangan, kekecewaan, harapan, angan-angan dan berbagai bentuk ekspresi jiwa manusia tampak saling bersahutan dikarenakan percikan cinta yang saling berpaut satu dengan lainnya.

Namun jangan salah, memahami Cinta itu erat kaitannya dengan cara kita membenamkan kekuatan cinta dalam diri. Termasuk soal cara menautkan rasa Cinta. Sebab ibarat air yang masuk ke lubang telinga, hanya akan keluar jika disambut dengan air yang sama. Benar-benar sama. Memahami soal itu, kata para filosof, ditemukan 3 stasiun Cinta.

Pertama, I Love You, If…(Aku mencintaimu, Jika…). Tataran ini menunjukkan sikap cinta yang bersyarat. Tanpa menjawab syarat itu, gugurlah cinta dengan sendirinya.

Kedua, I love You, because…(Aku mencintaimu, karena…). Sikap ini pun menandai adanya alasan sebagai penanda sebab-akibat. Tanpa pemenuhan tuntutan ‘karena’, itulah awal mula kejatuhan cinta ke palung martabat kemanusiaan.

Ketiga, I Love You, Although… (Aku mencintaimu, walau… Stasiun ketiga inilah seseorang akan menunjukkan azimat kekuatannya bukan pada raga yang kuat lagi kekar. Melainkan pada tulang sulbi ketulusannya tanpa syarat ‘jika’ maupun ‘karena’. Pilihan ketiga ini berat.

Tapi itu bagi para pemburu cinta yang hanya egois dengan syarat yang belum tentu direngkuhnya. Sementara bagi pecinta sejati, tentu percaya dengan pesan Jalaluddin Rumi; Dengan Cinta, batu bisa berubah menjadi mentega. Itu!

Salama’ mating rahing…
(copas/****)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s