Cara Pasang RJ 45

Cara pemasangan RJ-45 ini saya dapat dari pelatihan pengelolaan website KPU POLEWALI MANDAR beberapa waktu yang lalu. sekedar untuk arsip dan catatan pribadi saya posting aja langsung di weblog saya ini, biar tidak lupa.🙂

Langkah pertama siapkan alat/bahan dibawah ini :

1.       Kabel UTP

2. Conector RJ-45 2 buah

3.       Tang Cripping

4.       Tester kabel UTP

langkah selanjutnya:

  • kupas kulit bagian luar kabel UTP sepanjang kira-kira 1.5 cm dengan menggunakan pisau tang krimping dengan bersih,sehingga nampak bagian  dalam kabel yang berjumlah  sebanyak 8 buah. seperti pada gambar nomor 1.
  • urutkan kabel dengan menggunakan metode STRAIGHT yaitu:
  • putih orange >> orange
  • putih hijau >> biru
  • putih biru >> hijau
  • putih coklat >> coklat
  • setelah anda mengurutkan dengan urutan diatas, potong rapi ujung kabel secara bersamaan  sehingga ujungnya sejajar dan rata, dengan menggunakan tang cripping (hapal urutan tersebut, sering salah maka anda akan cepat menghapalnya🙂 )
  • Masukkan ujung kabel UTP tadi ke dalam konektor RJ-45. Pastikan urutannya benar sesuai dengan jalur-jalur yang sudah disediakan di dalam konektor tadi. Dan juga pastikan ujung masing-masing kabel sudah pas mengenai di bagian dalam konektor RJ-45
  • Masukkan konektor RJ-45 yang sudah terpasangi kabel UTP tadi ke salah satu mulut tang crimping yang memiliki bentuk dan ukuran cocok dengan konektor RJ-45. Tekan bagian pangkal konektor dengan tang krimping. Penekanan ini akan membuat pin-pin yang ada di ujung konektor menancap di masing-masing kabel.
  • lakukan langkah diatas untuk kedua ujung kabel. setelah itu
  • Uji dengan kabel tester. Colokkan salah satu ujung ke induk tester ( yg besar ) ke port Tx. Dan colokkan ujung lain ke anak tester (yg kecil) ke port Rx. Nyalakan kabel tester dengan menggeser saklar ke posisi auto.
  • di tester Induk :

Lampu indikator akan menyala secara berurutan dari lampu indikator 1 s/d 8 dan juga G ( ground)

  • Perhatikan di tester anak :
  1. jika lampu indikator juga menyala pada posisi lampu indikator induk menyala, maka kabel tersebut tidak ada masalah.
  2. Jika lampu indikator tester induk menyala pada nomor tertentu sedangkan lampu indikator pada tester anak pada nomor tersebut tidak menyala, berarti kabel dengan warna yang bersangkutan mengalami masalah.
  3. Jika lampu indikator tester induk menyala pada nomor tertentu sedangkan lampu indikator pada tester anak menyala pada nomor yang lain bearti urutan pemasangan yang tidak benar. (kecuali untuk jenis cross )

Masalah yang mungkin timbul :

  • kabel putus di tengah
  • kualitas konektor yg kurang baik
  • cara pemasangan yang tidak baik, misal : ada ujung kanel yang tidak mentok di dalam konektor sehingga tidak tertancap oleh pin konektor

oke cukup sekian dari saya, untuk postingan selanjutnya saya akan memberikan tips Koneksi ke internet .

3 Comments

  1. postingan yang bagus…. ditunggu postingan berikutnya ya bu.

  2. makasih bund bunda memang hebaat blog paling keren tentang pemasangan kabel soalnya lengkap ;D


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s